SIMBG Bermasalah? Kenali Kendala dan Cara Mengatasinya

SIMBG Bermasalah? Kenali Kendala dan Cara Mengatasinya

Table of Contents

Mengurus Persetujuan Bangunan Gedung atau PBG kini dilakukan secara daring. Namun, proses digital tidak selalu membuat pengajuan berjalan tanpa hambatan. Sebagian pemohon mengalami kendala mulai dari akun yang tidak dapat diakses, dokumen gagal diunggah, permohonan dikembalikan, hingga status pengajuan yang tidak kunjung berubah.

Kendala pengajuan SIMBG tidak selalu disebabkan oleh gangguan pada sistem. Masalah juga dapat muncul karena pemilihan jenis permohonan yang kurang tepat, data yang tidak konsisten, dokumen teknis belum lengkap, atau revisi dari petugas belum ditindaklanjuti. Karena itu, pemohon perlu memeriksa sumber masalah sebelum mengulang pengajuan.

Beberapa Kendala Pengajuan SIMBG

Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung atau SIMBG merupakan sistem elektronik berbasis web yang digunakan dalam proses penyelenggaraan Persetujuan Bangunan Gedung, Sertifikat Laik Fungsi, Surat Bukti Kepemilikan Bangunan Gedung, Rencana Teknis Pembongkaran, dan pendataan bangunan.

Pemohon dapat mengakses layanan tersebut melalui SIMBG Kementerian Pekerjaan Umum. Penyelenggaraan bangunan gedung di Indonesia juga mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021, yang masih berstatus berlaku.

1. Akun Tidak Bisa Diakses

Masalah pertama dapat terjadi ketika pengguna belum berhasil masuk ke akun SIMBG. Penyebabnya beragam, seperti alamat email yang kurang tepat, kata sandi terlupa, proses aktivasi belum selesai, atau email verifikasi masuk ke folder spam.

Periksa kembali alamat email yang digunakan saat mendaftar. Gunakan fitur pengaturan ulang kata sandi apabila diperlukan dan pastikan pesan aktivasi tidak tersimpan di folder spam atau promosi. Hindari membuat banyak akun untuk data pemohon yang sama karena dapat menyulitkan pengelolaan permohonan.

2. Layanan Salah Dipilih

SIMBG menyediakan beberapa jenis layanan dengan tujuan berbeda. Pemohon dapat keliru memilih antara pembangunan baru, perubahan bangunan, perluasan, pengurangan, SLF, atau pelayanan bangunan eksisting.

Kesalahan pemilihan layanan membuat data dan dokumen yang diminta tidak sesuai dengan kebutuhan sebenarnya. Sebelum mengisi formulir, tentukan kondisi bangunan secara jelas, termasuk fungsi, status pembangunan, riwayat perizinan, dan perubahan yang pernah dilakukan.

3. Data Tidak Konsisten

Perbedaan data merupakan salah satu kendala yang paling sering membuat permohonan dikembalikan. Misalnya, luas tanah pada sertifikat berbeda dengan data formulir, luas bangunan tidak sama dengan gambar, atau nama pemohon berbeda dengan pemilik tanah.

Periksa kesesuaian nama, alamat, nomor dokumen, luas tanah, luas bangunan, jumlah lantai, dan fungsi bangunan. Apabila tanah bukan milik pemohon, siapkan bukti hubungan hukum atau persetujuan dari pemilik tanah sesuai persyaratan yang berlaku.

4. Dokumen Gagal Diunggah

Dokumen dapat gagal diunggah karena ukuran file terlalu besar, format tidak sesuai, nama file terlalu panjang, koneksi internet tidak stabil, atau sesi pengguna telah berakhir. File yang rusak dan tidak dapat dibuka juga berpotensi menghambat pemeriksaan.

Baca Juga:  Persyaratan Pengajuan SLF/PBG dan Pengurusannya

Gunakan format file sesuai kolom yang tersedia, kurangi ukuran tanpa menghilangkan keterbacaan, dan beri nama dokumen secara sederhana. Sebelum diunggah, buka kembali setiap file untuk memastikan isinya tidak rusak, terpotong, atau menggunakan versi yang salah.

5. Dokumen Belum Lengkap

Permohonan tidak cukup hanya dilengkapi identitas dan bukti kepemilikan tanah. Berdasarkan fungsi serta kompleksitas bangunan, pemohon dapat diminta menyediakan dokumen arsitektur, struktur, mekanikal, elektrikal, perpipaan, serta dokumen pendukung lainnya.

Daftar persyaratan perlu diperiksa sejak awal agar pemohon tidak mengunggah dokumen secara bertahap tanpa perencanaan. Kementerian Pekerjaan Umum menyediakan petunjuk teknis dan tutorial SIMBG, termasuk panduan penggunaan aplikasi untuk pemohon. Panduan pemohon yang tercantum pada situs tersebut terakhir diperbarui pada 3 Oktober 2025.

6. Gambar Saling Berbeda

Permohonan juga dapat dikembalikan ketika gambar arsitektur, struktur, dan utilitas tidak saling sesuai. Contohnya, posisi kolom pada gambar struktur berbeda dengan denah arsitektur atau jumlah lantai pada formulir tidak sama dengan gambar potongan.

Gunakan satu versi gambar sebagai dasar koordinasi seluruh tenaga ahli. Setiap perubahan desain harus diterapkan pada semua dokumen terkait. Cantumkan nomor dan tanggal revisi agar file lama tidak tertukar dengan dokumen terbaru.

7. Status Tidak Berubah

Status permohonan yang terlihat tidak berubah belum tentu menunjukkan bahwa sistem mengalami gangguan. Pengajuan dapat berada dalam antrean verifikasi, menunggu penugasan petugas, menjalani pemeriksaan dokumen, atau menunggu tindak lanjut dari pemohon.

Periksa dasbor, riwayat permohonan, notifikasi, dan catatan petugas secara berkala. Pemohon juga dapat menggunakan fitur pelacakan dengan nomor registrasi untuk mengetahui perkembangan permohonan melalui halaman Lacak Permohonan SIMBG.

8. Revisi Belum Selesai

Petugas dapat memberikan catatan apabila terdapat kekurangan atau ketidaksesuaian. Permohonan tidak akan bergerak ke tahap berikutnya apabila revisi tersebut belum ditindaklanjuti dengan benar.

Baca seluruh catatan sebelum memperbaiki dokumen. Jangan hanya mengganti file yang disebutkan karena satu perubahan dapat memengaruhi formulir, luas bangunan, gambar struktur, utilitas, dan dokumen lain. Pastikan file lama benar-benar digantikan dengan versi terbaru.

9. Kendala pada Browser

Tampilan halaman yang tidak sempurna, tombol tidak merespons, atau proses unggah terhenti dapat berkaitan dengan browser, cache, koneksi, atau perangkat yang digunakan. Masalah seperti ini perlu dibedakan dari kendala pemeriksaan administrasi.

Baca Juga:  Biaya As Built Drawing: Jasa Pembuatan Gambar As Built Drawing

Coba keluar dari akun, bersihkan cache, gunakan browser versi terbaru, dan pastikan koneksi internet stabil. Pemohon juga dapat mencoba perangkat lain serta menghindari mengunggah banyak file secara bersamaan.

Cara Mengatasi Kendala Pengajuan SIMBG

Untuk mengatasi berbagai kendala yang muncul saat pengajuan SIMBG, pemohon dapat melakukan beberapa langkah berikut:

Jangan Buat Pengajuan Ganda

Ketika status tidak berubah, sebagian pemohon langsung membuat permohonan baru. Langkah ini justru dapat menghasilkan data ganda dan menyulitkan identifikasi pengajuan yang harus diproses.

Gunakan nomor registrasi yang sudah tersedia untuk melakukan pelacakan. Buat permohonan baru hanya ketika pengajuan sebelumnya dinyatakan batal atau terdapat arahan dari petugas yang menangani pelayanan bangunan gedung.

Hubungi Layanan Resmi

Apabila masalah tetap terjadi setelah data dan dokumen diperiksa, simpan bukti kendala berupa tangkapan layar, waktu kejadian, nomor registrasi, jenis layanan, dan tahapan yang sedang dilakukan. Informasi tersebut akan mempermudah petugas memahami masalah.

Situs resmi Kementerian Pekerjaan Umum mencantumkan layanan konsultasi bangunan gedung dan SIMBG melalui telepon 158, WhatsApp SIMBG di +62 815-1000-0158 ekstensi 4, serta email simbg.nasional@pu.go.id. Informasi kontak perlu diperiksa kembali pada situs resmi sebelum digunakan karena sewaktu-waktu dapat diperbarui.

Cegah Kendala Berulang

Persiapan dokumen sebelum membuka permohonan dapat mengurangi risiko revisi. Kumpulkan seluruh data administratif dan teknis, buat daftar pemeriksaan, lalu pastikan informasi pada formulir sesuai dengan gambar serta dokumen kepemilikan.

Untuk bangunan yang kompleks, koordinasi antara pemilik, arsitek, tenaga struktur, tenaga utilitas, dan konsultan perizinan perlu dilakukan sejak awal. Dokumen yang konsisten akan lebih mudah diperiksa dibandingkan berkas yang disusun secara terpisah.

Namun, jika masih menemukan kendala, Anda bisa menghubungi kami. SERASY siap membantu memeriksa kelengkapan dokumen, mengidentifikasi kendala pengajuan, menyusun dokumen teknis, dan mendampingi proses PBG maupun SLF melalui SIMBG. Konsultasikan kebutuhan bangunan Anda agar proses pengajuan lebih terarah dan risiko revisi berulang dapat diminimalkan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa permohonan SIMBG dikembalikan?

Permohonan dapat dikembalikan karena dokumen belum lengkap, data tidak sesuai, jenis layanan kurang tepat, atau terdapat catatan teknis yang harus diperbaiki.

Apakah status SIMBG bisa dilacak?

Ya. Pemohon dapat memeriksa dasbor akun atau menggunakan fitur pelacakan pada situs SIMBG dengan memasukkan nomor registrasi permohonan.

Apakah pengajuan yang bermasalah harus dibuat ulang?

Tidak selalu. Periksa catatan petugas dan selesaikan revisi pada permohonan yang sama. Pengajuan baru sebaiknya dibuat hanya berdasarkan arahan petugas atau setelah permohonan lama dibatalkan.

Picture of SERASY
SERASY

SERASY adalah perusahaan yang bergerak di bidang konsultasi dan pengurusan legalitas bangunan di Indonesia, melayani kebutuhan seperti SLF, PBG, pengkajian teknis bangunan, dan pendampingan dokumen teknis secara profesional, terarah, dan sesuai regulasi untuk membantu pemilik bangunan, perusahaan, serta pelaku usaha mengurus perizinan dengan lebih mudah dan efisien.

Facebook
Twitter
WhatsApp

Popular Post